Subscribe For Free Updates!

We'll not spam mate! We promise.

Sabtu, 16 November 2013

Ada Beribu Cinta di Balik Kedua Tangan Ibumu



Seorang pemuda melamar pekerjaan sebagai manager di sebuah perusahaan besar. Ia lolos semua tes dan interview, hingga tiba saatnya ia berhadapan langsung dengan direktur di interview terakhirnya.

Sang direktur melihat CV yang cemerlang. Ada nilai akademis yang mengagumkan. Direktur pun bertanya, "Apakah Anda menerima beasiswa di sekolah?" Pemuda itu menjawab, "Tidak."

"Apakah ayahmu membayar uang sekolah Anda?" tanya direktur itu lagi. "Ayah saya meninggal saat satu berusia satu tahun. Ibu sayalah yang membayar semua biaya sekolah," jawab pemuda itu.

"Ibu Anda bekerja di mana?" tanya Pak Direktur.

"Ibu saya seorang tukang cuci baju," jawab pemuda tersebut.

Jumat, 15 November 2013

Keterbasan bukan alasan untuk berhenti berprestasi

Pelajaran berharga yang kita petik dari beberapa orang yang inspiratif yang memiliki banyak karya yang sampai sekarang masih senantiasa bisa kita nikmati, namun mempunyai 'maaf'' fisik tidak sempurna ataupun cacat. Dibalik kelebihan pasti ada kekurangan begitu juga mereka, mereka bisa memanfaatkan apa yang mereka miliki untuk menciptakan suatu karya yang indah dan patut untuk dijadikan teladan, dan belum tentu kita yang mempunyai fisik sempurna bisa menyamai prestasi mereka. Berikut orang orang tersebut :

1. Helen Keller (Buta dan Tuli )Helen Adamns Keller adalah seorang penulis, aktivis politik dan pengajar asal Amerika. Ia juga orang buta tuli pertama yang berhasil menyelesaikan kuliah seni, berkat jasa gurunya, Annie Sullivan yang berhasil mengajarkan Helen cara berkomunikasi tanpa bahasa. Ia mengajarkan Helen untuk berkomunikasi dengan mengeja huruf pada tangannya, dimulai dari huruf D-O-L-L untuk boneka yang diberikan oleh Sullivan untuk Helen pada hari ulang tahunnya. Helen juga ikut aktif mengkampanyekan hak wanita untuk memilih di pemilu, hak buruh, dan sosialisme. Pada tahun 1920, ia membantu pendirian American Civil Liberties Union (ACLU). Keller telah bertemu semua presiden amerika sejak Grover Cleveland sampai Lyndon B. Johnson. Ia juga merupakan teman baik dari beberapa figur kenamaan termasuk Alexander Graham Bell, Charlie Chaplin, dan Mark Twain.

Subhanallah ... Kasih Sayang Seorang Ibu Untuk Anaknya


Kisah ini adalah kisah nyata sebuah keluarga yang sangat miskin, yang memiliki seorang anak laki-laki. Ayahnya sudah meninggal dunia, tinggalah ibu dan anak laki-lakinya untuk saling menopang. Ibunya bersusah payah seorang diri membesarkan anaknya, dan disaat itu kampung tersebut belum memiliki listrik. Saat membaca buku, sang anak tersebut diterangi sinar lampu minyak, sedangkan ibunya dengan penuh kasih menjahitkan baju untuk sang anak.

Saat memasuki musim gugur, sang anak memasuki sekolah menengah atas.Tetapi justru saat itulah ibunya menderita penyakit rematik yang parah sehingga tidak bisa lagi bekerja disawah. Saat itu setiap bulannya murid-murid diharuskan membawa tiga puluh kg beras untuk dibawa kekantin sekolah. Sang anak mengerti bahwa ibuya tidak mungkin bisa memberikan tiga puluh kg beras tersebut. Dan kemudian berkata kepada ibunya:
" Ma, saya mau berhenti sekolah dan membantu mama bekerja disawah".

Senin, 09 Mei 2011

Banyak Siksa Kubur Disebabkan Kencing yang Tidak Bersih

Kebanyakan yang disiksa di dalam kubur karena kencing yang tidak bersih dan tidak beres. Hal ini pun menunujukkan keyakinan seorang muslim akan adanya siksa kubur.

Hadits berikut disebutkan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani dalam Bulughul Marom saat membahas bab "Buang Hajat".
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ - رضي الله عنه - قَالَ: قَالَ رَسُولُ اَللَّهِ - صلى الله عليه وسلم - - اِسْتَنْزِهُوا مِنْ اَلْبَوْلِ, فَإِنَّ عَامَّةَ عَذَابِ اَلْقَبْرِ مِنْهُ - رَوَاهُ اَلدَّارَقُطْنِيّ

وَلِلْحَاكِمِ: - أَكْثَرُ عَذَابِ اَلْقَبْرِ مِنْ اَلْبَوْلِ - وَهُوَ صَحِيحُ اَلْإِسْنَاد ِ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, ia berkata, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Bersihkanlah diri dari kencing. Karena kebanyakan siksa kubur berasal dari bekas kencing tersebut." Diriwayatkan oleh Ad Daruquthni.